Senin, 18 Mei 2015

TFI Biopori Evelin Post 4



Community Program
Nama : Evelin
NIM : 1801377710
Binus Alam Sutera
Marketing Communication
Post 4 Biopori


     Dan pada akhirnya kegiatan pembuatan dan kunjungan biopori kamipun berakhir. Kami berhasil membuat 20 lubang resapan di daerah tersebut Pak RT sangat berterima kasih kepada kami dan kami juga berterima kasih atas hidangan- hidangan makanan yang selalu disediakan untuk kami pada saat kami membuat biopori di tempat itu. Kami juga mengembalikan alat- alat yang telah dipinjamkan.


     Kami bersyukur diberi kesempatan untuk membuat biopori di tempat tersebut (Cileduk). Kami mendapat banyak sekali pelajaran dari pembuatan biopori. Kami belajar untuk menjadi masyarakat yang peduli terhadap lingkungan dan alam. "Ketika anda belajar untuk lebih peduli terhadap lingkungan anda, anda belajar untuk lebih bijaksana".


Nilai Pancasila dari Kegiatan Biopori 




Sila ke 1 : "Ketuhanan Yang Maha Esa"
Sila ini mengandung nilai "Ketuhanan".

     Pembuatan biopori ini dikerjakan secara berkelompok. Tentunya kami memiliki agama yang berbeda. Ada yang beragama Kristen, Budha, dan Islam. Namun kami tetap saling menghargai. Satu hal yang membuat saya kagum, yang menjadi pelajaran untuk saya. Ketika istirahat makan siang pada saat pembuatan biopori, teman kami yang beragama Islam tetap menjalankan ibadahnya. Ia tetap melakukan sholat di mushola dekat tempat pembuatan biopori kami. Walaupun ia lelah, sibuk, dan lapar, ia tetap menjalankan ibadahnya terlebih dahulu dan tidak melupakan kewajibannya. Dari sanalah saya mendapatkan pelajaran bahwa " Sesibuk-sibuknya manusia saat bekerja, manusia tetaplah umat beragama, dan manusia juga harus tetap menjalankan ibadahNya".

Sila ke 2 : "Kemanusiaan yang Adil dan Beradab"
Sila ini mengandung nilai "Kemanusiaan"
     Kemanusiaan yang berarti saling menghargai, saling menghormati, dan tidak bertindak semaunya. Tidak boleh egois. Kami dalam 1 kelompok mengerjakan biopori ini tentunya harus saling menghargai dan saling menghormati satu sama lain. Pada hakikatnya manusia memiliki martabat yang sama. Kami saling mengerti dan menghargai. Kami saling membantu.  Kami peduli satu sama lain. Ketika kami membuat biopori, kami merasa sangat lelah. Membuat biopori tidak semudah aoa yang kami bayangkan. Diperlukan ketelitian. Matahari sangat terik dan kami kepanasan. Dari situlah kami belajar bahwa bekerja itu tidak semudah apa yang dibayangkan. Kami belajar untuk lebih menghargai para pekerja, Apapun pekerjaan mereka.





Sila ke 3 : "Persatuan Indonesia"
Sila ini mengandung nilai "Persatuan"

     Persatuan berarti memiiki kesadaran sebagai satu kesatuan. Kami, tiap anggota kelompok memang berbeda. Kami memiliki suku, agama, kebudayaan, dan bahkan memiliki kisah hidup yang berbeda. Namun kami tetap sadar bahwa kami adalah satu. kami adalah sama.Mahasiswa Binus dan kami adalah satu kelompok. Melalui kegiatan biopori ini kami menjadi lebih mengenal satu sama lain, lebih kompak, dan rasa solidaritas kamipun meningkat. Segala pekerjaan akan terasa lebih mudah apabila dikerjakan bersama- sama dengan rasa persatuan, "Rasa persatuan itu ada, dan kami merasakannya". 

Sila ke 4 : "Kerakyatan yang dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawarakatan Perwakilan"
Sila ini mengandung nilai kebijaksanaan dan kemasyarakatan

     Kami sebagai satu kelompok tentunya memiliki pemimpin kelompok. Apapun yang kami kerjakan, tidak dikerjakan dengan asal dan semaunya. Kami berdiskusi dan bertukar pikiran. Segala keputusan yang diambil atas dasar musyawarah. Semua anggota boleh menyampaikan ide maupun pendapatnya masing- masing. Kami belajar untuk tidak egois,mengutamakan musyawarah, lebih bijaksana dalam pengambilan keputusan dan kami belajar untuk berfikir lebih luas dari sebelumnya. 

Sila ke 5 : "Keadilan bagi Seluruh Rakyat Indonesia"
Sila ini mengandung nilai keadilan

     Dalam pembuatan biopori ini setiap dari kami bersikap adil. Pembagian tugas dilakukan dengan adil. Tidak ada yang menjadi bos ataupun penguasa, karena pada dasarnya pemimpin yang baik adalah pemimpin yang ikut bekerja bukan yang hanya mengatur dan berbicara seenaknya. Pemimpin yang baik adalan pemimpin yang adil. Keadilan membuat pekerjaan menjadi menyanangkan dan kehidupan menjadi damai.



Pesan dan Kesan Biopori Program TFI 




     Program TFI ini sangat baik dan sangat bermanfaat. Semua mahasiswa diwajibkan untuk melakukan kegiatan- kegiatan yang bersifat sosial. Kami sebagai mahasiswa Binus, tidak hanya dituntut dalam bidang akademik, namun juga dalam hal- hal sosial. Kami diajarkan untuk lebih peduli terhadap sesama, maupun lingkunga sekitar. 

Pada awalnya memang kami menganggap bahwa kegiatan ini sangat menyita waktu, tidak menyenangkan, dan sama sekali tidak berguana. Namun apa yang kami pikirkan salah.            
     Ternyata ini sangat menyenangkan dan sangat berguna. Biopori ini benar- benar efektif untuk mencegah banjir dan harus terus diwawat supaya dapat bermanfaat dengan lebih baik. 

     Kami menjadi lebih mengenal satu sama lain dan kegiatan ini menjadikan kami menajadi pribadi yang lebih peduli terhadap lingkungan. Dan mulai hari ini, kami perlu berfikir berulang- ulang untuk mengotori lingkungan. Seperti yang telah disampaikan tadi " Ketika anda lebih peduli terhadap lingkungan anda, anda belajar untuk lebih bijaksana". Ya, kami sekarang lebih peduli terhadap lingkungan kami dan kami menjadi lebih bijaksana. 









                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Sekian Post 4 (Post terakhir) Biopori saya. Terima kasih.